Posted by: getsimply | August 27, 2008

Harga Netbook Kian Merosot

JAKARTA, SELASA – Sebuah kejutan telah diberikan oleh Acer. Pekan lalu, Acer mengumumkan bahwa harga dua model netbook-nya akan dipangkas US$ 50.

Penguasa pasar komputer terbesar dunia keempat ini mengatakan akan memotong harga netbook Aspire-nya dari US$ 399 menjadi US$ 349. Harga netbook Linpux Linux Lite-nya pun diturunkan dari US$ 379 menjadi US$ 329.

Apakah ini awal dari perang harga dari produsen komputer ultraportabel yang tiba-tiba ikut menyesaki pasar netbook yang berharga murah? Bisa jadi. Sebab saat ini ada lusinan pendatang baru dalam ajang netbook.

Salah satu analis industri dari lembaga pasar elektronik Envisioneering Richard Doherty bahkan memprediksikan bahwa harga netbook masih akan terus merosot. Menurutnya, harga netbook bisa jatuh ke level US$ 299 atau bahkan US$ 249 sebelum musim libur akhir tahun. “Harganya bisa sama dengan ponsel, atau bahkan lebih murah,” kata Doherty.

WIEK

Posted by: getsimply | August 27, 2008

Saatnya Lidah Kendalikan Komputer

ATLANTA, SENIN – Gerakan lidah yang sangat fleksibel sangat baik untuk mengendalikan gerakan. Jika selama ini lidah telah begitu membantu untuk menelan makanan, membedakan rasa makanan, membersihkan mulut, berbicara, dan mencium, kelak mungkin juga digunakan untuk mengendalikan gerakan di komputer tanpa mouse dan keyboard.

Para peneliti di Institut Tenologi Georgia (Georgia Tech), AS sedang mengembangkan sistem kontrol dengan lidah. Alat tersebut diharapkan dapat membantu penyandang tuna daksa atau cacat tubuh untuk menggunakan komputer dengn leluasa.

“Anda dapat mengendalikan penuh lingkungan sekitar hanya dengan menggerakkan lidah,” ujar Maysam Ghovanloo yang mengetuai proyek ini. Kelompok peneliti yang tergabung dalam Tongue Drive System mengubah gerakan lidah menjadi perintah joystick untuk menggerakkan kursi roda, mengatur alat-alat elektroika di rumah, bahkan bermain-main game komputer.

Meski demikian, alat tersebut belum menjadi kenyataan. Para peneliti masih terus melakukan uji coba dan pengambilan sampel untuk membuat prototipenya.

Pemanfaatan lidah berpotensi jauh lebih baik daripada sistem kendali tubuh lainnya. kendali jarak jauh menggunakan gerakan ringan seperti gelengan kepala, tiupan dan tarikan napas umumnya hanya beberapa derajat perintah. Sementara dengan lidah, perintah dapat dilakukan untuk gerakan ke arah manapun. Menggerakkan lidah juga relatif tidak menyebabkan rasa capek yang berlebihan.

Metode yang dikembangkan Georgia Tech juga berbeda dengan pemanfaatan lidah yang dikembangkan newAbilities System Inc. Perusahaan teknologi di Palo Alto, California, AS tersebut hanya menempatkan delapan tombol perintah di langit-langit mulut yang mudah dijangkau ujung lidah.

Sementara sistem yang dikembangkan Georgia Tech berupa lembaran magnet selebar 3 milimeter di ujung lidah. Gerakan magnet akan dideteksi sensor-sensor yang ditempatkan di sekitar pipi. Peubahan gerakan selanjutnya dikirim ke komputer dan software menerjemahkannya sebagai perintah geser kanan, kiri, depan, belakang, klik tunggal, dan klik ganda.

Ghovanloo yakin suatu saat perintah yang lebih banyak dapat diaplikasikan mengingat kombinasi gerakan yang sangat banyak. Saat ini ia harus berjuang memperbaiki bentuk alat yang masih kaku di sekitar mulut, meningkatkan kemampuan softwarenya, dan memilih ukuran magnet dan baterai yang nyaman ditempel di dalam mulut dalam waktu lama.

“Anda seharusnya dapat mengendalikan tidak hanya kursi, TV, kmputer, namun juga seluruh kehidupan Anda, dan semuanya dalam satu sistem,” ujar  Justin Cohran (26), salah satu mahasiswa yang menjadi penguji pertama alat tersebut.  Pengembangan sistem tersebut didanai hibah senilai 120.000 dollar AS dari National Science Foundation dan 150.000 dollar AS dari Christopher and Dana Reeve Foundation.

WAH

Posted by: getsimply | August 25, 2008

Pamer Foto Sepanjang Waktu

Anda sudah sering memotret dengan kamera digital. Namun kebanyakan foto hanya berakhir di harddisk komputer, atau dijadikan slideshow di komputer. Mengapa tidak memajangnya di kamar tamu atau ruang keluarga dengan menggunakan bingkai foto digital (digital photo frame)? Dijamin siapa pun yang melihatnya akan terperangah.

Mengapa? Sebab pada bingkai foto digital, foto-foto Anda tidak cuma tampil satu buah seperti pada bingkai foto konvensional, tetapi bisa banyak, sebanyak yang Anda inginkan dan dinamis. Sebenarnya, bingkai foto digital ini lebih mirip buku album foto. Bedanya, yang satu ini tidak membutuhkan campur tangan kita untuk membalik-balik halaman demi halaman untuk melihat seluruh koleksi foto.

Secara otomatis, foto-foto yang ingin dipamerkan itu akan muncul satu per satu dengan mengalir bak sebuah slideshow, lengkap dengan efek perpindahan antarfoto. Iringan musik pun – tergantung kemampuan bingkai foto digital – dapat diperdengarkan saat koleksi foto meluncur. Selain itu, aliran foto adakalanya dapat dimunculkan per empat atau dua foto sekaligus dalam satu layar. Atau bahkan bisa lebih banyak lagi, tetapi dalam bentuk thumbnail.

Yang juga menarik, bingkai foto digital tidak cuma berfungsi sebagai pemamer foto. Saat senggang, kita juga boleh memanfaatkannya sebagai pemutar musik, atau bahkan pemutar video.

Dari mana semuanya itu, tanya Anda. Semuanya, mulai dari koleksi foto (JPG), musik (MP3), sampai video, berasal dari kartu memori atau USB flash disk yang Anda colokkan ke slot kartu memori atau port USB pada bingkai foto digital. Untuk slot kartu memori, biasanya tersedia tipe SD/SDHC (Secure Digital/Secure Digital High Capacity), yang juga bisa disisipi kartu tipe lain seperti microSD, miniSD, atau xD asalkan sudah dimasukkan ke dalam adapter kartu SD.

Namun ada juga bingkai foto digital yang selain slot kartu SD/SDHC juga melengkapi diri dengan slot CF (CompactFlash). Bahkan ada yang lebih jauh lagi, yakni memiliki koneksi nirkabel Wi-Fi dan juga memori internal sehingga koleksi file foto maupun musik bisa disimpan langsung pada bingkai foto digital tanpa melalui proses transfer via kabel.

Saat ini bingkai foto digital (digital photo frame) sudah makin banyak dijajakan. Mereknya bermacam-macam, antara lain A-Data, Aigo, Cenomax, Lacor, NextBase, Philips, Tori, dan Samsung. Harganya bervariasi, tergantung merek dan kemampuan, mulai dari sekitar Rp 800 ribu sampai di atas Rp 2 juta.

Kata orang, ada harga ada rupa. Maksudnya tidak semua bingkai menawarkan fungsionalitas atau kualitas yang sama. Agar tidak kecewa, perhatikan hal-hal di bawah ini saat Anda membeli sebuah bingkai foto digital.

PENAMPILAN
Tampilan menjadi sangat penting karena inilah yang akan Anda (dan siapa pun) pandangi dalam keadaan menyala maupun mati. Ada bingkai yang bisa ditempeli ‘bingkai’ lain atau yang menggunakan materi kayu atau kulit sehingga tampangnya bisa berubah-ubah sesuai dengan keinginan Anda.

Pertimbangkan juga apakah Anda suka jika merek bingkai itu terpampang jelas di bagian depan bingkai.

Kendali bingkai ini harus mudah dijangkau tetapi tidak mengganggu penampilan. Biasanya tombol-tombol pengendali ini ditempatkan di bagian belakang unit, tetapi ada juga seperti Lacor, yang secara cerdik membuatnya bisa ditarik/dorong masuk sisi kanan bingkai. Ada juga yang tombol-tombolnya dibuat sensitif dan berada di panel depan bingkai. Atau sebaliknya, semua pengendai dikemas dalam sebuah remote control yang terpisah. Pada kasus terakhir, simpan baik-baik remote control agar tidak tercecer/hilang.

Ukuran bingkai berkisar dari 5 inci sampai 15 inci atau 38cm – diukur secara diagonal dari satu ujung layar ke ujung seberangnya. Namun ada vendor yang menyebutkan ukuran bingkai secara keseluruhan, jadi bila Anda tidak yakin ukur saja sendiri.

Pikirkan apakah kelak Anda ingin menempatkan bingkai tersebut di meja atau menggantungnya di dinding. Ada bingkai foto digital yang hanya mengandalkan pasokan daya dari listrik dan kabel dayanya pun tidak terlalu panjang sehingga agak sulit mengatur posisinya jika ingin digantung. Selain itu ada bingkai foto digital yang juga menyertakan batere. Untuk tipe berbatere ini, perhatikan berapa lama batere bertahan sebelum harus diisi ulang.

KUALITAS LAYAR
Kualitas layar ditentukan oleh tiga hal. Pertama, jumlah pixel. Kerapatan pixel ini akan menentukan seberapa halus atau kasar tampilan sebuah gambar. Makin banyak pixel, makin baik. Sebuah bingkai foto digital berukuran 7” sebaiknya menawarkan minimal 720×480 pixel.

Hal kedua adalah contrast ratio. Contrast ratio ini menentukan seberapa jelas gradasi dari warna-warna gelap dimunculkan. Semakin besar angka contrast ratio, misalnya 500:1, akan semakin bagus kualitasnya. Sayangnya, beberapa vendor enggan mencantumkan informasi tentang contrast ratio maupun kerapatan pixel.

Hal ketiga adalah tingkat keterangan (brightness). Ada merek bingkai foto digital yang berusaha menyamai tingkat keterangan sebuah monitor layar datar.

Perhatikan dengan seksama layar bingkai foto digital tersebut. Jika terlihat ada beberapa pixel mati (dead pixel) atau sebaliknya, terlalu terang, jangan membelinya. Andai sudah dibeli, mintalah penggantinya.

FASILITAS DISPLAI
Pada beberapa bingkai foto digital, ke mana pun Anda memutarnya (horisontal atau vertikal), gambar akan ikut berputar menyesuaikan diri. Akan tetapi tidak semua bingkai foto digital dapat melakukannya. Beberapa hanya berputar ke satu arah, misalnya ke arah kiri.

Teliti juga apa yang terjadi pada gambar sudah di-crop atau pada gambar yang ukuran proporsionalnya tidak sama dengan ukuran displai. Misalnya gambar panoramik. Biasanya bingkai foto akan menyesuaikan ukuran gambar, tetapi hasil akhirnya bisa saja kacau – gambar terlihat gepeng atau terpotong. Ada baiknya bawalah sebuah kartu SD berisi beberapa foto saat Anda membeli bingkai foto digital dan minta ijin pada penjualnya untuk bisa mencoba melihat foto-foto tersebut di bingkai foto digital tersebut.

Beberapa model bingkai foto digital juga mengusung fitur auto-zoom, dan copy-and-paste. Cuma fitur yang disebutkan terakhir hanya hadir bila bingkai foto digital tersebut menyertakan memori internal.

Seperti telah disinggung di atas, umumnya semua bingkai foto digital mengusung kemampuan slideshow. Di sini Anda bisa menentukan berapa lama foto tersebut ditampilkan dan juga apa efek transisi saat perpindahan satu foto ke foto lainnya.

Fasilitas lain yang juga tersedia biasanya adalah jam internal, lengkap dengan alarm, dan kalendar. Selain itu adakalanya tersedia pula fitur e-book, alias penampil teks.

Perhatikan juga format file foto Anda. Mayoritas bingkai foto digital hanya mendukung format file JPG. Jadi jika format file Anda bukan JPG, cobakan dulu untuk melihat apakah format tersebut juga didukung. Teliti juga berapa resolusi maksimal yang bisa didukung. Jika resolusi yang didukung tidak terlalu tinggi, bisa saja foto dengan resolusi tinggi yang Anda ambil nantinya hadir sebagian terpotong.

O ya, mayoritas bingkai foto digital juga mendukung video playback, tetapi tidak untuk semua format file video. Karena itu telitilah format file yang bisa didukung – biasanya MPEG1 dan AVI. Untuk menunjang kenikmatan menonton, bingkai foto digital sudah menyertakan sepasang speaker built-in, yang volume dan kualitas suaranya memadai untuk kebutuhan pribadi. Karena fungsi utamanya adalah penampil foto, dan pemutar video atau musik (MP3/WMA) hanyalah fasilitas tambahan, jangan berharap tersedia koneksi untuk speaker atau headphone eksternal.

STORAGE
Ada bingkai foto yang mengemaskan memori internal untuk menyimpan foto-foto Anda. Akan tetapi biasanya bingkai foto digital menyediakan slot kartu memori – SD (Secure Digital), MMC, xD, CompactFlash (CF), dan MemoryStick (MS). Jika Anda memiliki kartu berkapasitas 2GB, berarti Anda bisa memamerkan sekitar 1000 foto dengan resolusi tinggi.

FITUR NIRKABEL
Seperti telah disinggung di atas, beberapa bingkai foto digital menawarkan fitur nirkabel untuk mentransfer gambar tanpa bantuan kabel. Bingkai-bingkai ini (biasanya punya memori internal) mungkin dilengkapi dengan sebuah USB Bluetooth dongle yang bertindak sebagai transmitter dari notebook atau PC ke bingkai foto digital. Tancapkan dongle itu ke PC atau notebook agar Anda bisa mentransfer foto apa pun yang Anda inginkan ke memori internal bingkai foto digital. Anda juga bisa mentransfer hasil bidikan dari kamera langsung ke sana – jika kamera Anda juga mendukung fitur Bluetooth tentunya.

Selain Bluetooth, beberapa bingkai foto digital – antara lain Samsung – mendukung fitur Wi-Fi. Tipe yang ini lebih menyenangkan lagi, sebab Anda bisa mentransfer foto ke bingkai foto digital dari mana pun melalui Internet. Dengan dukungan teknologi slideshow Windows XP dan V ista, foto-foto dari Web – termasuk dari situs berbagi-foto seperti Flickr – bisa saja di-stream ke layar.

SLOT PENGAMAN
Ada satu fitur lain yang perlu diperhatikan. Fitur ini kelihatan sepele, tetapi sangat bermanfaat khususnya jika bingkai foto digital ini Anda pajang di ruangan yang banyak dikunjungi tamu. Fitur ini adalah lubang/slot pengaman, yang biasa dikenal dengan Kensington Lock. Anda tentu tidak mau bingkai foto digital Anda tiba-tiba raib bukan?

Wiwiek Juwono

<!–Print Email –>

Posted by: getsimply | August 25, 2008

Lima Tahun Lagi Mouse akan Mati

JAKARTA, SENIN – Mouse komputer yang biasa kita pakai sehari-hari ini sudah bertahta selama 40 tahun. Namun usianya dikabarkan tidak akan mencapai setengah abad. Dalam lima tahun mendatang, fungsi mouse akan diganti oleh layar sentuh dan pengenal wajah. Begitu prediksi analis dari Gartner.

Menurut Gartner, percepatan kematian mouse ini dipicu oleh gebrakan para perusahaan elektronika yang menciptakan antarmuka interaktif baru untuk perangkat game dan smartphone. MotionPlus untuk Wii milik Nintendo dan juga iPhone dari Apple adalah dua contoh konkrit.

Dengan Wii, Anda tinggal menunjuk dan menggoyangkannya, maka perangkat akan bergetar kembali ke Anda sehingga Anda punya hubungan dua arah. Sementara ponsel pintar (smartphone) generasi baru, seperti iPhone, memiliki mekanisme/sensor kemiringan. Atau kita cukup menggoyangkan perangkat untuk membuatnya melakukan satu hal atau hal lainnya.

Steven Prentice (Vice president and Gartner Fellow) juga menyoroti upaya Panasonic pada perangkat hiburan rumah tangganya. Panasonic menerapkan teknik pengenal tangan dan wajah untuk menampilkan informasi sebagai pengganti remote control konvensional.

Jika nasib mouse sudah di ambang ‘kubur’, bagaimana dengan keyboard? Apakah akan bertahan? Menurut Prentice, ya.

”Dengan segala kekurangannya, keyboard akan tetap menjadi perangkat input teks utama. Tidak ada yang bisa dengan mudah menggantikannya,” katanya. “Namun ide sebuah keyboard dengan mouse sebagai antarmuka pengendali mulai tergeser.”

WIEK

<!–Print Email –>

Posted by: getsimply | August 25, 2008

Akses Webmail tanpa Internet

Coba tebak, jenis akun e-mail apa yang paling banyak dipakai oleh para netter? Ya, jawabnya adalah webmail. Tak heran, karena akun ini gratis, mudah digunakan, dan kapasitasnya cukup tambun.

Sayangnya, di luar segala kelebihannya, webmail harus digunakan ketika PC sedang online, termasuk ketika Anda cuma ingin membaca pesan lama. Sangat jarang ada layanan sejenis yang memberikan fitur POP3/SMTP sehingga Anda bisa mengaksesnya dari e-mail client seperti Mozilla Thunderbird, Apple Mail, Microsoft Outlook, atau Eudora.

Untunglah, Yahoo! berinisiatif melakukan terobosan dengan merilis Yahoo! Zimbra Dekstop. Aplikasi ini menawarkan cara praktis untuk mengakses akun webmail Anda. Dengannya, aneka pesan elektronik yang Anda simpan di alamat webmail populer seperti Gmail atau Yahoo! Mail bisa ditarik ke dalam ruang simpan di PC.

Aplikasi berstatus beta hasil akuisisi Yahoo! terhadap perusahaan pembuat aplikasi Zimbra ini tersedia secara gratis. Tidak hanya itu, Zimbra juga bisa berjalan di tiga platform sekaligus: Mac OS X (Tiger 10.4.11 atau Leopard 10.5.4 ke atas), Windows (Vista atau XP SP2 ke atas), dan Linux (x86 2.6.x ke atas).

Selain mudah digunakan, Zimbra menyediakan banyak fitur. Anda tidak hanya bisa ber-e-mail-ria, tetapi dapat pula memanfaatkan fasilitas daftar Contact, Calendar, sampai Document, yang bisa disinkronisasi dari akun webmail Anda. Aplikasi ini mampu terhubung ke Yahoo! Maps sehingga bisa menayangkan peta lokasi dari alamat si pengirim e-mail.

Three in One
Aplikasi berukuran mulai 42MB ini menyediakan dukungan terhadap fasilitas POP3/SMTP. Dengan demikian, Anda bisa menarik pesan yang ada di akun e-mail kantor Anda ke Zimbra.

Syarat menggunakannya tidaklah ribet. Yang pasti, Anda harus memiliki ruang harddisk 200MB untuk instalasi software, dan ruang hard disk yang cukup untuk menyimpan pesan. Sedangkan memori yang dibutuhkan untuk menjalankannya sekitar 256MB saja.

Bagi pengguna Yahoo! Mail dan AOL Mail, aplikasi ini bisa langsung sinkron, baik dengan yang berbayar mau pun gratisan. Sedangkan jika menggunakan GMail, Anda harus mengaktifkan dulu fitur IMAP melalui menu setting di akun e-mail tersebut. Atau Anda pengguna akun e-mail POP3? Anda bisa mengesetnya seperti setelan di Microsoft Outlook.

Yahoo! Zimbra sungguh menawarkan kepraktisan. Beda dengan aplikasi akun e-mail lainnya yang tidak menerima webmail, ia bisa mengelola webmail dengan leluasa — baik dalam status online mau pun offline.

TIP: Install, Atur, Pakai

Seperti halnya mailer atau e-mail client lainnya, aplikasi Yahoo! Zimbra terdiri dari tiga tahap: install, lakukan pengesetan akun, lalu pakai. Ya, memang semudah itu. Tertarik mencoba? Silakan ikuti panduan berikut.

1. Install aplikasi dengan mengklik-dobel installer file yang telah diunduh sebelumnya. Setelahnya, jalankan aplikasi dengan mengklik icon shortcut [Yahoo! Zimbra Desktop] yang ada di [Start] > [All Programs]. Pada jendela yang muncul, klik [Set Up an Account].

2. Pilih akun e-mail yang Anda gunakan pada jendela wizard berikutnya. Isikan deskripsi, alamat e-mail, dan password pada menu Account Setup. Untuk menarik e-mail baru, Anda bisa menentukan durasi waktu atau teknik penarikannya (otomatis atau manual) di menu [Get new mail]. Sesudahnya, klik [Save Settings].

3. Jika Anda ingin mengeset akun e-mail lainnya, klik tombol [Set Up Another Account] dan lakukan pengesetan seperti langkah sebelumnya. Jika tidak, langsung saja masuk ke aplikasi dengan mengklik [Go to Yahoo! Zimbra Desktop]. Jendela aplikasi akan segera muncul dengan tampilan serupa Outlook Express.

4. Akun e-mail Anda akan muncul di panel kiri. Jika Anda menggunakan lebih dari satu akun, akan muncul beberapa tab akun di sana. Para akun ini ditempatkan dalam jendela yang terpisah. Untuk menggunakan salah satunya, Anda tinggal mengklik tab akun yang diinginkan.

5. Untuk mulai menarik e-mail, silakan mengklik tombol [Synchronize mailbox with online server] berikon bertanda panah. Tunggu beberapa saat sampai muncul daftar pesan di panel kanan aplikasi. Untuk mulai membuat surat elektronik atau aktivitas lainnya, Anda bisa melakukan langkah serupa dengan aplikasi mailer lain. Pilih aktivitas dengan mengklik tombol yang berada di samping kiri tombol sinkronisasi tadi.

6. Fasilitas-fasilitas tambahan di mailer ini akan dimunculkan dalam menu tab di bagian atas. Untuk tampilan menu yang lebih lengkap, Anda bisa mengklik [Advanced]. Oh ya, salah satu fitur menarik di aplikasi ini adalah sinkronisasi dengan Yahoo! Maps. Jika dalam sebuah pesan yang Anda terima terdapat daftar alamat, maka bila Anda mengarahkan pointer ke teks alamat tersebut, Zimbra akan memunculkan peta virtualnya. Asyik, bukan?

Sumber: PCplus

Older Posts »

Categories